Arah Kebijakan Perbankan

 

Arah Kebijakan Perbankan

Dalam pidatonya Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2015 di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jumat, (16/1/2015). Acara ini dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kala, pimpinan Pelaku Usaha Jasa Keuangan dari industri Perbankan, Pasar Modal, industri Keuangan Non-Bank (IKNB), serta sejumlah asosiasi di industri jasa keuangan.  Disampaikan bahwa tahun ini OJK akan mengarahkan industri jasa keuangan pada tiga hal.

  1. Mengoptimalkan peran Sektor Jasa Keuangan dalam meningkatkan kegiatan perekonomian.
  2. Meningkatkan daya tahan Sektor Jasa Keuangan dalam mewujudkan stabilitas perekonomian.
  3. Mendukung pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan akses keuangan  kemandirian finansial masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan. 
Untuk mengoptimalkan peran Sektor Jasa Keuangan dalam meningkatkan kegiatan perekonomian nasional, OJK mengharapkan pelaku jasa keuangan memanfaatkan momentum reformasi struktural yang sudah dimulai pemerintahan Presiden Joko Widodo dengan menyediakan infrastruktur dasar, dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan di berbagai daerah. Mengarahkan pada tujuan ini, OJK mengeluarkan berbagai inisiatif seperti mendorong pendanaan yang besar dan bersifat jangka panjang dari pasar modal.

 
OJK akan mengupayakan agar jumlah perusahaan, termasuk BUMN, yang memanfaatkan pendanaan melalui pasar modal di Indonesia, baik berupa penjualan atau penerbitan ekuitas maupun surat utang, dapat meningkat secara signifikan. 

Selain itu, OJK juga telah menyiapkan inisiatif lain dalam meningkatkan pendalaman pasar modal terutama di sisi penawaran (supply), yaitu penyederhanaan proses penawaran umum, perluasan jenis produk investasi untuk pembiayaan sektor tertentu, dan  peningkatan kualitas profesi, lembaga penunjang, perusahaan efek, dan manajer investasi. 

Untuk sektor perbankan, pertumbuhan kredit sebagaimana dalam Rencana Bisnis Bank 2015 yang telah diterima OJK sebesar 16,46% dinilai cukup relevan, sesuai kondisi perekonomian saat ini. 


Ikhtisar Perbankan

Right Menu

Ikhtisar Perbankan - Perbankan
Perbankan
Tentang Perbankan
Ikhtisar Perbankan