SP-25/KO.13/2025
SIARAN PERS
OJK JATENG GANDENG FKIJK JAWA TENGAH
WUJUDKAN INKLUSI KEUANGAN BAGI PELAJAR DISABILITAS DAN KURANG MAMPU
Semarang, 8 Desember 2025. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah bersama anggota Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Jawa Tengah terus memperkuat sinergi dalam mendukung Inklusi Keuangan pada berbagai segmen masyarakat Jawa Tengah melalui penyerahan dana pendidikan oleh FKIJK Jawa Tengah. OJK bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah telah menyerahkan dana pendidikan dimaksud kepada 166 pelajar penyandang disabilitas, Selasa (2/12).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Bulan Inklusi Keuangan Jawa Tengah tahun 2025 yang mengambil tema “JATENG JAWARA – JAwa TENGah JAngkau WARga optimalkan Akses keuangan" sekaligus sebagai momemtum menjelang Hari Disabilitas Internasional tanggal 3 Desember 2025.
Kepala OJK Jateng Hidayat Prabowo dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kepedulian sekaligus mengingatkan bahwa setiap warga negara, termasuk penyandang disabilitas, memiliki hak yang sama dalam mengakses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan berkualitas. Hidayat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku Industri Jasa Keuangan yang telah berpartisipasi aktif melalui program Tanggung Jawab Sosial /Company Social Responsibily (CSR) untuk membantu para pelajar yang membutuhkan, termasuk siswa-siswi penyandang disabilitas.
“Bantuan ini sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk memperoleh kesempatan belajar, berkembang, serta meraih cita-cita, tanpa hambatan ekonomi maupun kondisi fisik," kata Hidayat.
Hadir pada kegiatan dimaksud Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Sadimin, Ketua FKIJK Jawa Tengah Ony Suharsono yang juga Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri dan Unit Usaha Syariah BPD Jateng, pimpinan Industri Jasa Keuangan, anggota FKIJK Jawa Tengah, serta pelajar beserta orang tua dan guru pendamping dari lima Sekolah Luar Biasa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Sadimin pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa penyerahan dana pendidikan ini adalah bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, regulator, dan sektor industri dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Sadimin juga berharap kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi budaya gotong-royong dan sinergi yang berkesinambungan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada OJK Provinsi Jawa Tengah, FKIJK, dan seluruh pelaku Industri Jasa Keuangan yang telah berperan sebagai penggerak inklusi keuangan di provinsi ini," lanjut Sadimin.
Dalam kesempatan yang sama Ketua FKIJK Jawa Tengah Ony Suharsono berharap dengan adanya bantuan dana pendidikan dapat menambah semangat para pelajar guna menyongsong masa depan.
Lanjutnya, FKIJK Jawa Tengah berkomitmen akan terus mendukung Inklusi Keuangan bagi masyarakat sehingga dapat memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula penyerahan secara simbolis dana pendidikan dari setiap Industri Jasa Keuangan kepada perwakilan pelajar serta edukasi keuangan oleh perwakilan OJK Jawa Tengah mengenai manfaat menabung. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan pembukaan rekening oleh 7 bank untuk menyalurkan dana pendidikan yang dikumpulkan dari 11 Industri Jasa Keuangan yang merupakan anggota FKIJK Jawa Tengah.
Penyerahan Dana Pendidikan Bagi Pelajar Kurang Mampu
Selain bagi pelajar penyandang disabilitas, juga dilakukan penyaluran dana pendidikan kepada 145 pelajar kurang mampu yang merupakan wujud sinergi bersama antara OJK Provinsi Jawa Tengah dengan, Dinas Pendidikan Kots Semarang dan FKIJK Jawa Tengah yang dilaksanakan di Gedung Aula B Dinas Pendidikan Kota Semarang, Jumat (5/12).
Pendidikan adalah fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Karena itu, dukungan berupa dana pendidikan bukan hanya bentuk bantuan finansial, tetapi juga investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi yang lebih berdaya, mandiri, dan memiliki masa depan yang lebih cerah, demikian disampaikan Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Jawa Tengah Taufik Andriawan dalam sambutannya pada kegiatan tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelaku Industri Jasa Keuangan yang telah berpartisipasi aktif melalui program Tanggung Jawab Sosial (CSR) untuk membantu para siswa yang membutuhkan," kata Taufik.
Hadir pada kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Joko Hartono, Ketua FKIJK Jawa Tengah Ony Suharsono, pimpinan Industri Jasa Keuangan anggota FKIJK Jawa Tengah, serta orang tua pelajar penerima dana pendidikan.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Joko Hartono menyampaikan apresiasi kepada FKIJK atas peran sertanya dalam membantu siswa-siswa kurang mampu.
“Upaya ini merupakan wujud kontribusi bersama dalam mendukung dunia pendidikan, karena masa depan dapat ditingkatkan melalui pendidikan" kata Joko.
Ketua FKIJK Jawa Tengah Ony Suharsono menyampaikan bahwa kegiatan bantuan dana pendidikan ini merupakan inisiatif bersama OJK Provinsi Jawa Tengah dan FKIJK Jawa Tengah sebagai wujud partisipasi dalam mendukung sektor pendidikan.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan pula pembukaan rekening yang berasal dari donasi dana pendidikan 11 Industri Jasa Keuangan anggota FKIJK Jawa Tengah.
Seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen bersama OJK dan industri jasa keuangan, dalam mendukung tumbuh kembang seluruh anak, termasuk mereka yang memerlukan dukungan khusus.
***
Informasi lebih lanjut:
Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah – Hidayat Prabowo
Telp. (024) 8600 3000.