SP-18/HM/OJK/VIII/2026
SIARAN PERS
OJK DAN INDUSTRI JASA KEUANGAN DIY SALURKAN DONASI UNTUK KORBAN GEMPA NTT
Yogyakarta, 19 Agustus 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) DIY, dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) DIY menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp90 juta untuk mendukung masyarakat dan mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa.
Penyaluran bantuan secara simbolis dilaksanakan di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur DIY, Rabu, dan disaksikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X bersama jajaran Pemerintah Daerah DIY serta pemangku kepentingan terkait. Bantuan selanjutnya akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Kepala OJK DIY Eko Yunianto menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan kepedulian sektor jasa keuangan di DIY terhadap masyarakat NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan kebersamaan sektor jasa keuangan terhadap saudara kita di Nusa Tenggara Timur. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus mendukung mahasiswa asal NTT yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta agar dapat terus melanjutkan studinya dengan baik," ujar Eko.
Eko menambahkan, kolaborasi antara OJK, Bank Indonesia, asosiasi sektor jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan menunjukkan bahwa sektor jasa keuangan tidak hanya memiliki peran dalam menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dapat hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam situasi bencana.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X menyampaikan bahwa membantu mahasiswa dari daerah yang terdampak bencana merupakan bagian dari tradisi kemanusiaan yang telah lama dijalankan Pemerintah DIY.
“Yogyakarta memiliki tradisi untuk membantu mahasiswa dari daerah yang terdampak bencana agar tetap dapat melanjutkan pendidikan. Kami akan terus berkoordinasi dengan perguruan tinggi dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengidentifikasi mahasiswa yang membutuhkan dukungan, termasuk bantuan biaya hidup dan berbagai kemudahan agar mereka tetap dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik," ujar Sri Sultan Hamengku Buwono X.
Sri Sultan menambahkan bahwa pendekatan serupa telah dilakukan dalam berbagai peristiwa bencana di sejumlah daerah di Indonesia. Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, sektor jasa keuangan, lembaga sosial, dan masyarakat diharapkan dapat memastikan mahasiswa dari daerah terdampak tetap memperoleh dukungan untuk menyelesaikan pendidikannya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti mengapresiasi kontribusi OJK, Bank Indonesia, FKIJK DIY, BMPD DIY, dan seluruh pelaku sektor jasa keuangan yang telah bergotong royong memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan kepedulian dan gotong royong melalui bantuan sebesar Rp90 juta. Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dapat menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah," ungkap Ni Made.
OJK akan terus mendorong keterlibatan aktif sektor jasa keuangan dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan melalui penguatan sinergi dengan Bank Indonesia, asosiasi sektor jasa keuangan, pemerintah daerah, lembaga sosial, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat kontribusi sektor jasa keuangan dalam mendukung pemulihan masyarakat sekaligus membangun ketangguhan menghadapi berbagai tantangan dan bencana.
***
Informasi lebih lanjut:
Kepala OJK Daerah Istimewa Yogyakarta - Eko Yunianto
Telp. (0274) 460 5790