Sign In

Siaran Pers: OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Kewirausahaan Generasi Muda Melalui Sultan Muda Fair 2026

 Siaran Pers: OJK Perkuat Literasi Keuangan Digital dan Kewirausahaan Generasi Muda Melalui Sultan Muda Fair 2026

Jul 6 2026
Click here to insert a picture from SharePoint.
Jumlah Download : 0
   

 

SP 129/OJK/DKPU/VII/2026


SIARAN PERS

OJK PERKUAT LITERASI KEUANGAN DIGITAL DAN KEWIRAUSAHAAN GENERASI MUDA MELALUI SULTAN MUDA FAIR 2026

Palembang, 6 Juli 2026. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan digital melalui peningkatan pemahaman inovasi keuangan digital (IKD) yang aman dan bertanggung jawab, serta mampu mendorong tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) OJK Adi Budiarso, dalam kegiatan Sultan Muda Fair 2026 dengan tema “Cakap Digital, Cerdas Finansial, dan Siap Berkarya" yang digelar di Kantor OJK Sumatera Selatan, Palembang, Senin.

Adi Budiarso mengatakan, bahwa transformasi digital di sektor jasa keuangan telah membuka peluang besar untuk memperluas akses keuangan, meningkatkan inklusi keuangan nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, perkembangan tersebut harus diiringi dengan peningkatan kecerdasan finansial masyarakat.

“Di era sekarang, tidak cukup hanya cakap menggunakan teknologi, kita juga harus cerdas mengelola keuangan dan siap berkarya serta berwirausaha, sehingga dapat mendukung kemajuan dan pertumbuhan ekonomi daerah," kata Adi.

Adi menegaskan, OJK terus mendorong pengembangan inovasi keuangan digital yang aman, inklusif, dan berkelanjutan dengan tetap mengedepankan pelindungan konsumen sebagai fondasi utama dalam membangun ekosistem keuangan digital. Dalam menjalankan perannya, OJK tidak hanya bertindak sebagai regulator dan pengawas, tetapi juga sebagai penjaga kepercayaan, penggerak kolaborasi, dan mitra strategis dalam mewujudkan generasi muda yang cakap digital dan cerdas finansial.

Lebih lanjut, Adi menyampaikan, bahwa berdasarkan data hingga Mei 2026, jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia telah mencapai 22,4 juta dengan nilai transaksi mendekati Rp122 triliun, hanya dalam lima bulan pertama tahun 2026. Mayoritas pengguna aset kripto merupakan generasi muda. Sementara itu, sejak Mei 2022 hingga Mei 2026, industri aset kripto telah memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara sebesar Rp2,06 triliun.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, dalam sambutannya menegaskan dukungan Pemprov Sumsel atas program Sultan Muda yang merupakan wujud nyata sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi digital daerah, dan diharapkan mampu mencetak generasi muda Sumsel yang kreatif, inovatif, serta mampu menciptakan nilai tambah ekonomi bagi daerah maupun nasional.

“Kita punya 600 ribu pelaku UMKM di Sumsel, dan program 100 ribu Sultan Muda ini bukan omong doang, tapi peluang nyata. Gunakan fasilitas Sultan Muda Sumsel Center ini untuk tumbuh bersama dan bangun jejaring pasar yang kuat," kata Herman.

Pemprov Sumsel berupaya mendorong agar Sultan Muda semakin tertantang untuk terus berinovasi, untuk terus berkembang, membuka pasar seluas-luasnya, dan menyerap tenaga kerja sebanyak-banyaknya.

Program Sultan Muda

Sementara itu, Kepala Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan Arifin Susanto, pada kesempatan tersebut menyampaikan komitmennya untuk memperkuat literasi dan inklusi keuangan melalui pendekatan yang kolaboratif, sistematis, dan berkelanjutan.

Melalui Sultan Muda Fair 2026, penguatan Program 100.000 Sultan Muda serta hadirnya Sultan Muda Sumsel Center (SMSC), OJK ingin memastikan generasi muda tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga mampu menggunakannya secara bijak, sehat, produktif, serta terlindungi dalam ekosistem keuangan digital.

Kegiatan ini menjadi upaya OJK dalam mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital secara bijak, sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan berbasis teknologi di daerah, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan dengan sinergi lintas sektor bersama Kementerian Komunikasi dan Digital, Bank Indonesia, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam memperkuat ekosistem youngpreneur Sumatera Selatan yang adaptif, produktif, dan berdaya saing di era ekonomi digital.

Sejalan dengan penguatan peran OJK sebagai regulator dan katalis untuk memperluas akses keuangan dan memperkuat literasi keuangan, pelaksanaan Sultan Muda Fair 2026 juga menjadi bagian dari implementasi Program 100.000 Sultan Muda Sumatera Selatan, yang diperkuat melalui hadirnya Sultan Muda Sumsel Center (SMSC) di Gedung OJK Sumatera Selatan sebagai pusat kolaborasi, edukasi, kurasi, dan akselerasi pengembangan youngpreneur di daerah.

Program ini sekaligus merupakan kontribusi nyata dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya penguatan sumber daya manusia unggul, peningkatan produktivitas ekonomi rakyat, serta percepatan transformasi digital nasional.

Sultan Muda Fair 2026 turut dihadiri oleh Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia Alfreno Kautsar Ramadhan, serta Asisten Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital Yopy Prabowo, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem kewirausahaan digital dan pengembangan UMKM berbasis inovasi di daerah.

Adapun rangkaian kegiatan Sultan Muda Fair 2026 meliputi:

  1. Dukungan akun Canva Premium kepada 1.000 pengusaha muda dengan total nilai Rp1,14 miliar untuk penguatan branding dan pemasaran digital yang difasilitasi oleh Staf Khusus Presiden RI Bidang UMKM dan Teknologi Digital.

  2. Digital Financial Literacy & Youngpreneur Summit sebagai forum peningkatan literasi keuangan digital dan penguatan kapasitas youngpreneur.

  3. Digital Creative Workshop with Canva untuk meningkatkan kemampuan desain, branding, dan pemasaran digital.

  4. Financial & Entrepreneur Expo sebagai wadah promosi produk UMKM dan perluasan jaringan usaha.

  5. Soft Launching Kredit Sultan Muda sebagai inisiatif perluasan akses pembiayaan bagi generasi muda dan UMKM produktif melalui akses keuangan formal yang inklusif.

Kegiatan ini diikuti oleh 500 peserta secara hybrid (offline dan online), terdiri atas pelaku UMKM muda, komunitas kreatif, mahasiswa, serta generasi muda Sumatera Selatan, guna memperluas jangkauan literasi dan inklusi keuangan sekaligus memperkuat kapasitas kewirausahaan digital.

Sejalan dengan implementasi program tersebut, hingga saat ini tercatat sebanyak 10.264 pengusaha muda telah tergabung dalam Program Sultan Muda Sumatera Selatan sejak peluncurannya pada 16 Mei 2025, yang menunjukkan tingginya partisipasi dan potensi generasi muda dalam mengembangkan usaha berbasis digital dan pemanfaatan inovasi keuangan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi muda yang kreatif, inovatif, dan adaptif, meningkatnya literasi keuangan digital, optimalisasi pemanfaatan inovasi keuangan digital secara bertanggung jawab, semakin luasnya akses pembiayaan UMKM, serta terbentuknya ekosistem youngpreneur yang kuat di Sumatera Selatan.

Sultan Muda Fair 2026 diharapkan menjadi katalis penguatan literasi keuangan digital dan kewirausahaan berbasis inovasi, sekaligus mempercepat lahirnya generasi muda yang berdaya saing dalam mendukung transformasi ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.


***

Informasi lebih lanjut:
Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK – Agus Firmansyah
Telp. (021) 29600000; Email: humas@ojk.go.id


Artikel Lain

Otoritas Jasa Keuangan

Gedung Sumitro Djojohadikusumo
Jalan Lapangan Banteng Timur 2-4 Jakarta 10710 Indonesia

Hubungi Kami

(021) 2960 0000
157
humas@ojk.go.id
081 157 157 157

Artikel GPR

Copyright Otoritas Jasa Keuangan 2024 | Peta Situs | Syarat dan Kondisi