IKNB

Industri Keuangan Non Bank terdiri atas perasuransian, dana pensiun, lembaga pembiayaan, lembaga jasa keuangan khusus, dan lembaga keuangan mikro. Industri ini mencatatkan kinerja yang baik dilihat dari tingkat Risk-Based Capital (RBC) juga terjaga pada tingkat yang memadai melebihi ketentuan minimum, gearing ratio industri pembiayaan per akhir 2014 berada jauh di bawah ketentuan maksimum dan Non-Performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan juga terjaga pada level yang rendah. Melihat kinerja tersebut, OJK mendorong sektor IKNB serta meningkatkan pendanaan dengan cara mendorong para pelaku usaha untuk mengasuransikan usahanya dalam rangka meminimalisir risiko lingkungan hidup untuk mendukung pelaksanaan pembiaayan berkelanjutan. OJK juga akan mengembangkan green product bagi perusahaan perasuransian dan lembaga pembiayaan. Green product pada lembaga pembiayaan ditujukan untuk memberikan pembiayaan bagi perusahaan yang menaruh perhatian pada kelestarian lingkungan hidup. Adapun green product pada industri perasuransian antara lain meliputi produk-produk asuransi lingkungan hidup. Beragamnya produk asuransi yang ramah lingkungan hidup membuat masyarakat memiliki keleluasaan untuk memilih produk-produk yang mendukung kelestarian lingkungan.​