Training Analis Lingkungan (TAL) Dasar Angkatan III Tahun 2018


Foto Bersama Peserta TAL Dasar Angkatan III.jpg

Training Analis Lingkungan Hidup (TAL) Tingkat Dasar Angkatan III Tahun 2018 dilaksanakan pada 31 Juli s.d. 3 Agustus 2018 di Rumah Luwih Beach Resort, Gianyar, Bali. Pelatihan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kapasitas pelaku industri keuangan dalam sektor energi khususnya pada pembiayaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Dalam pelaksanaannya, OJK dibantu oleh USAID ICED II dan GIZ sebagai mitra kerja. TAL dasar angkatan III ini diikuti oleh 35 peserta yang berasal dari perbankan, IKNB, dan internal OJK.

Beberapa agenda dalam Training Analis Lingkungan Hidup (TAL) Tingkat Dasar Angkatan III Tahun 2018 adalah sebagai berikut:

A. Hari Pertama, Selasa 31 Juli 2018

Peserta TAL dasar angkatan III mendapatkan serangkaian materi terkait Keuangan Berkelanjutan dan pembiayaan berkelanjutan pada sektor PLTS sebagai berikut:

  1. Regulasi Keuangan Berkelanjutan oleh Ibu Istiana Maftuchah. Materi ini memberikan pemahaman kepada peserta terkait Keuangan berkelanjutan melaui POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik dan delapan prinsip yang dijelaskan dalam POJK tersebut;
  2. Energi Berkelanjutan: Pembangkit Listrik Tenaga Surya oleh Bapak Abdi Dharma Saragih (Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam). Peserta mendapatkan informasi mengenai kondisi energi primer di Indonesia saat ini. Selain itu, peserta diberikan pemaparan mengenai pengembangan energi surya di Indonesia yang memiliki peluang dan potensi yang cukup besar, serta kendala yang akan dihadapi;
  3. AMDAL, UKL-UPL, dan Izin Lingkungan serta Integrasinya dalam Pengelolaan Risiko Perbankan oleh Bapak Teguh Irawan (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Materi ini memberikan penjelasan terkait dokumen lingkungan hidup yang diperlukan dalam pembiayaan Keuangan Berkelanjutan;
  4. PROPER: Tools untuk Mengevaluasi Ketaatan Lingkungan pada Proyek Renewable Energy oleh Ibu Fitri Harwati (KLHK). Materi ini diberikan agar peserta memahami mengenai kategori dan kriteria pemilihan PROPER; dan
  5. Tata Kelola Sosial dan Lingkungan pada Lembaga Keuangan oleh Ibu Alin Halimatussadiah. Materi ini berisikan informasi mengenai hal-hal yang dapat mendorong implementasi keuangan berkelanjutan oleh IJK, serta inisiatif yang dapat dilakukan IJK mendorong dalam tata kelola risiko sosial dan lingkungan.
    Peserta tidak hanya mendapat materi namun juga mengikuti beberapa kegiatan seperti pembentukan kelompok, dan mengerjakan pre test di awal training agar dapat mengukur kemampuan peserta dalam memahami topik Keuangan Berkelanjutan dan energi terbarukan.
Peserta tidak hanya mendapat materi namun juga mengikuti beberapa kegiatan seperti pembentukan kelompok, dan mengerjakan pre test di awal training agar dapat mengukur kemampuan peserta dalam memahami topik Keuangan Berkelanjutan dan energi terbarukan.

B. Hari Kedua, Rabu 1 September 2018
Seperti halnya hari pertama, di hari kedua, peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai Keuangan Berkelanjutan dan PLTS yang disampaikan dalam beberapa bagian:

  1. Introduction Renewable Energy overview Power Purchase Agreement oleh Bapak Raymond Bona (ICED II USAID). Materi ini diberikan untuk memberikan pemahaman mengenai Independent Power Producer (IPP), serta pemain-pemain penting dalam proyek EBT;
  2. Introduction to Solar PV oleh Bapak Bayuaji Kencana. Peserta diberikan materi terkait Solar PV hybrid power system dan diperkenalkan dengan jenis-jenis aplikasi solar PV. Materi inipun memberikan informasi mengenai uji tuntas proyek Solar PV menurut praktik internasional, agar peserta semakin paham mengenai standar yang proyek Solar PV;
  3. Project Finance Renewable Energy oleh Ibu Aria Farahmita. Materi ini diberikan agar peserta mendapatkan pemahaman mengenai project finance beserta dengan elemen-elemen penting di dalamnya; dan
  4. Analisa Monitoring Kredit untuk Proyek PLTS oleh Ibu Alin Halimatussadiah. Materi ini berisikan informasi mengenai potensi risiko umum dari proyek PLTS, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pencairan kredit.

C. Hari Ketiga, Kamis 2 September 2018
Seluruh peserta melakukan site visit ke Pembangkit Listirik Tenaga Surya (PLTS) 1 MW yang terletak di Desa Batu Ringgit Kecamatan Kubu Kabupaten Karang Asem.
Pembangunan PLTS ini dilaksanakan langsung oleh Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM pada tahun 2012 dan diresmikan oleh Menteri ESDMJero Wacik pada 25 Februari 2013. Saat ini PLTS 1 MW Kubu sudah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Karang Asem dan menjadi perusahaan daerah berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Karang Asem Nomor 7 Tahun 2011.
Setelah melakukan site visit, kegiatan pelatihan dilanjutkan dengan diskusi kelompok terkait studi kasus masing-masing kelompok.

D. Hari Keempat, Jumat 3 September 2018
Pada hari keempat, seluruh peserta melaksanakan post-test untuk menetukan kelulusan dan mengetahui pemahaman peserta terkait materi Keuangan Berkelanjutan dan PLTS. Setelah pelaksanaan post test, peserta mempresentasikan hasil diskusi kelompok terkait studi kasus masing-masing kelompok dipresentasikan.