Training Analis Lingkungan (TAL) Dasar Angkatan II Tahun 2018

Foto Bersama Peserta TAL Dasar Angkatan II.jpg

Training Analis Lingkungan Hidup (TAL) Tingkat Dasar Angkatan II Tahun 2018 dilaksanakan pada 17 s.d. 20 Juli 2018 di Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pelatihan ini ditujukan kepada Industri Jasa Keuangan (IJK) agar memiliki pemahaman terkait dengan pembiayaan sektor energi terbarukan yakni Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH). Dalam pelaksanaannya, OJK dibantu oleh USAID ICED II dan GIZ TAL sebagai mitra kerja. TAL dasar angkatan II ini diikuti oleh 33 peserta dari bank, IKNB, dan OJK.

Terdapat beberapa materi dan kegiatan dalam rangkaian Training Analis Lingkungan Hidup (TAL) Tingkat Dasar Angkatan II Lombok Tahun 2018 yaitu:

A. Hari Pertama, Selasa 17 Juli 2018

Pada hari pertama, materi terkait Keuangan Berkelanjutan dan energi terbarukan disampaikan dalam beberapa bagian sebagai berikut:

  1. Implementasi Keuangan Berkelanjutan oleh Bapak Edi Setijawan. Materi ini disampaikan untuk memberikan pemahaman mendasar mengenai Keuangan Berkelanjutan berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Pemaparan ini disampaikan agar IJK memahami langkah-langkah dalam proses pendanaan proyek-proyek berkelanjutan;
  2. Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro Untuk Mendukung Energi Berkelanjutan oleh Bapak Ir. Abdi Dharma Saragih. Peserta mendapatkan materi terkait dengan energi di Indonesia seperti kapasitas pembangkit listrik EBT hingga potensi sumber energi yang dapat dimaksimalkan sebagai sumber pasokan energi;
  3. AMDAL, UKL-UPL dan Izin Lingkungan oleh Bapak Erik Teguh Primiantoro. Materi ini berisikan paparan terkait dokumen lingkungan hidup yang harus disediakan bagi pihak yang ingin mengajukan pinjaman pembiayaan hijau kepada lembaga jasa keuangan;
  4. PROPER: Tools Untuk Mengevaluasi Ketaatan Lingkungan Pada Proyek Renewable Energy oleh Ibu Fitri Harwati. Materi terkait PROPER ini diberikan agar peserta dapat memahami tujuan PROPER, kriteria yang masuk dalam katagori pemilihan peserta PROPER, dan mekanisme dalam menentukan PROPER;
  5. Tata Kelola Sosial dan Lingkungan pada Lembaga Keuangan oleh Ibu Alin Halimatussadiah. Materi ini mencakup kaitan ekonomi dengan lingkungan, dan tahapan integrasi tata kelola aspek lingkungan sosial dalam sektor perbankan; dan
  6. Tata Kelola Sosial dan Lingkungan dalam Mereview Proposal Proyek Energi Bersih oleh Ibu Aria Farahmita. Materi ini menjelaskan mengenai aspek-aspek yang digunakan dalam mengukur kredit proyek-proyek berkelanjutan.

Selain pemberian materi, beberapa kegiatanpun dilaksanakan seperti pemberian post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terkait Keuangan Berkelanjutan dan energi terbarukan. Selanjutnya adalah pembentukan kelompok dan acara pengenalan sesama peserta TAL dasar angkatan II. 

B. Materi Hari Kedua, Rabu 18 Juli 2018

Terdapat 6 materi yang disampaikan pada hari kedua, yaitu:

  1. Overview Permitting Power Purchase Agreement oleh Bapak Raymond Bona. Materi ini berisikan jumlah proyek energi terbarukan di Indonesia, dan bagaimana memahami PPA dalam proses pembiayaan yang akan dilakukan oleh IJK;
  2. Penilaian Studi Kelayakan Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro dan Studi Kasus oleh Bapak Meiwardi Yusman. Peserta mendapatkan materi mengenai prasyarat dalam menentukan studi kelayakan beserta dengan contoh PLTMH yang telah beroperasi dan dapat menjadi rujukan bagi IJK;
  3. Project Finance oleh Ibu Aria Farah Mita. Peserta mendapatkan materi mengenai elemen penting dalam pembuatan project finance dan bagaiman memahami proses bisnis IPP;
  4. Operation and Maintanance PLTMH Kokoh Putih oleh Bapak Ibrahim Abdulfatah (NIE). Agar lebih memahami mengenai PLTMH Kokoh Putih, peserta mendapat materi secara langsung dari PT. Nusantara Indo Energi (NIE) selaku perusahaan yang mengembangkan proyek PLTMH;
  5. Analisa dan Monitoring Kredit PLTMH oleh Ibu Aria Farah Mita. Materi ini diberikan agar peserta memahami dengan lebih rinci mengenai pembiayaan dalam proyek PLTMH
Di hari kedua, selain menerima materi, para peserta diminta untuk membuat slogan dan logo untuk kelompok mereka. Pesertapun diberikan arahan mengenai site visit yang akan diadakan keesokan harinya serta tugas kelompok yang harus dikerjakan.

C. Hari Ketiga, Kamis 19 Juli 2018

Pada hari ketiga, para peserta mengunjugi lokasi Pembangkit Listrik Tenga Mini Hidro (PLTMH) yang berlokasi di Kokoh Putih, Sembalun, dimana peserta diberikan penjelasan terkait dengan alur PLTMH Kokoh Putih. Setelah site visit, peserta kembali ke hotel dan mengerjakan tugas kelompok dengan pendampingan dari Ibu Allin dan Bapak Meiwardi.

D. Hari Keempat, Jumat 20 Juli 2018

Pada hari keempat, para peserta mengerjakan post test untuk mengukur kemampuan terkait Keuangan Berkelanjutan dan PLTMH. Setelah post test dikerjakan, peserta melakukan presentasi kelompok. Juri dalam penilaian presentasi kelompok ini adalah Ibu Alin (LPPM UI), Bapak Meiwardi (USAID ICED), dan Ibu Retno (USAID ICED). Setelah presentasi dilakukan, panitia mengumumkan nilai terbaik dalam post test dan kelompok terbaik.