Training Analis Lingkungan (TAL) Dasar Angkatan I Tahun 2018

Pemberian Materi TAL dasar angkatan I.jpg

Training Analis Lingkungan (TAL) tingkat dasar angkatan I diselenggarakan pada 3 s.d. 6 Juli 2018 di Sanur, Bali, dengan mengusung tema pembiayaan energi terbarukan khususnya pada sektor Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Dalam pelaksanaan teknis TAL dasar angkatan I, OJK dibantu oleh USAID ICED II dan GIZ sebagai mitra kerjanya. TAL dasar angkatan I ini diperuntukan kepada Industri Jasa Keuangan (IJK) agar lebih memahami mengenai pembiayaan di bidang Keuangan Berkelanjutan terkhusus pada sektor energi terbarukan. TAL tingkat dasar angkatan I ini diikuti oleh 31 peserta yang berasal dari perbankan, IKNB, dan internal OJK.

Terdapat serangkaian acara dan materi TAL dasar angkatan I yang telah dilaksanakan sebagai berikut:

A. Hari Pertama, Selasa, 3 Juli 2018

Beberapa materi yang disampaikan pada hari pertama pelaksanaan TAL dasar Angkatan I adalah:

  1. Regulasi Keuangan Berkelanjutan yang disampaikan oleh Ibu Istiana Maftuchah. Materi ini menjelaskan mengenai pemaparan Keuangan Berkelanjutan berdasarkan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 Tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, dan Perusahaan Publik. Materi ini juga memberikan penjelasan mengenai implementasi Keuangan Berkelanjutan yang akan dilaksanakan pada 1 Januari 2019 bagi Bank BUKU 3, BUKU 4, dan Bank Asing;
  2. Regulasi dalam Energi Terbarukan PLTS untuk Mendukung Energi Terbarukan yang disampaikan oleh Bapak Harris. Materi ini berisikan penjelasan mengenai energi terbarukan dan pemanfaatannya sebagai sumber energi di Indonesia;
  3. Materi Tata Kelola Sosial dan Lingkungan pada Lembaga Keuangan oleh Ibu Alin Halimatussadiah. Materi ini menitikberatkan pada aspek lingkungan dan sosial yang dapat menimbulkan beberapa risiko, seperti munculnya kewajiban lingkungan dan sosial kepada IJK yang membutuhkan langkah-langkah antisipatif;
  4. Materi AMDAL, UKL-UPL, dan Izin Lingkungan oleh Ibu Kismiaty Apri Lestari. Materi ini menjelaskan mengenai dokumen yang digunakan untuk menilai proyek berkelanjutan seperti AMDAL, UKL-UPL, SPPL, Adendum Andal dan RKL-RPL, DELH, DPLH, audit lingkungan hidup, DPPL, SEMDAL, SEL, PIL, PEL, DPL, dan laporan RKL-RPL/ laporan pelaksanaan izin lingkungan; dan
  5. Materi Introduction Renewable Energy overview Power Purchase Agreement oleh Bapak Raymond Bona. Peserta mendapatkan materi mengenai skema Independent Power Producer (IPP) serta pembiayaan proyek-poyek EBT di Indonesia, dengan salah satunya memperhatikan Peraturan Menteri ESDM No. 49 Tahun 2017 Tentang Energi yang mengatur Power Purchase Agreement (PPA) dan Biaya Pokok Produksi (BPP).
Selain mendapatkan materi mengenai Keuangan Berkelanjutan, pada hari pertama, peserta mengerjakan soal-soal post-test untuk mengukur tingkat pemahaman terkait dengan energi dan Keuangan Berkelanjutan. Selain itu, terapat sesi pengenalan singkat untuk mencairkan suasana training, hingga pembagian kelompok, serta pemilihan ketua dan nama kelompok.

B. Hari Kedua, Rabu 4 Juli 2018
Materi pada hari kedua lebih difokuskan pada materi yang terkait dengan PLTS serta mekanisme pendanaan proyek PLTS yang dirincikan sebagai berikut:

  1. Introduction to Solar PV oleh Bapak Bayuaji Kencana. Sesuai dengan judulnya, materi ini menjelaskan mengenai Solar PV hybrid power system dan jenis-jenisnya. Selain itu, pesertapun diberikan penjelasan terkait hal-hal apa saja yang perlu diperhatikan dalam menilai proyek Solar PV.
  2. Project Finance Renewable Energy oleh Ibu Aria Farahmita. Dalam materi ini, peserta mendapatkan pemaparan mengenai elemen-elemen dalam project finance yang penting diketahui oleh IJK.  
  3. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) oleh Bapak Sigit Reliantoro. Peserta juga mendapatkan materi mengenai PROPER yang meliputi: environmental management system, energy efficiency, emission reduction, water conservation, 3R of hazardous waste, 3R of solid waste, biodiversity protection, dan community development. Selain itu, peserta juga mendaptkan informasi mengenai cara membangun tim PROPER dalam sebuah perusahaan.
  4. Analisa Monitoring Kredit untuk Proyek PLTS oleh Ibu Alin Halimatussadiah. Pesertapun diberikan sudut pandang yang lebih mendalam mengenai cara analisa monitoring kredit yang tertuang dalam tiga aspek yaitu aspek teknis, aspek hukum, serta aspek keuangan.
Pada hari kedua ini, peserta TAL dasar angkatan I diberikan briefing singkat mengenai site visit yang akan dilakukan keesokan harinya, beserta penjelasan mengenai tugas kelompok yang harus diselesaikan setelah mengunjungi site visit.

C. Hari Ketiga, Kamis 5 Juli 2018

Pada hari ketiga, seluruh peserta melakukan site visit ke lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 1 MWp di Bangli. Dalam aktivitas ini, peserta mendapatkan kesempaan untuk bertanya kepada pengelola mengenai PLTS serta hal-hal yang ingin diketahui terkait pembiayaan PLTS di Bangli. Setelah kegiatan site visit selesai, kegiatan selanjutnya adalah diskusi kelompok terkait studi kasus dan mengerjakan tugas kelompok yang telah diberikan pada hari kedua.

D. Hari Keempat, Jumat 6 Juli 2018

Pada hari keempat, seluruh peserta mengerjakan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman mereka terkait materi PLTS yang telah disampaikan. Nilai post-test ini juga digunakan sebagai indikator dalam menentukan kelulusan peserta. Setelah pelaksanaan post test, masing-masing kelompok melakukan presentasi terkait studi kasus yang telah dikerjakan pada hari sebelumnya. Setelah seluruh kegiatan presentasi selesai dilaksanakan, panitia mengumumkan hasil post test terbaik dan nilai rata-rata yang diperoleh pada angkatan I tersebut, beserta kelompok terbaik dalam pelaksanaan TAL dasar angkatan I tahun 2018.

TAL dasar angkatan I ditutup dengan pembagian sertifikat kelulusan bagi peserta yang lulus, dan sertifikat keikutsertaan bagi peserta yang tidak lulus.