8 Bank Ini Berkomitmen Terapkan Keuangan Berkelanjutan

​​​​Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan, terdapat delapan perbankan nasional baik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun swasta yang siap menerapkan sistem keuangan berkelanjutan (financial sustainable). Deputi Komisioner Pengawas Perbankan Mulya Effendi Siregar mengatakan, intitusi keuangan membutuhakan sistem keuangan berkelanjutan. Sebab industri perbankan atau keuangan tidak lagi dapat mengabaikan risiko yang berasal dari praktek bisnis yang tidak berkelanjutan dari para kliennya.

Hal ini, kata Mulya, akan berdampak juga pada bisnis masing-masing institusi. Oleh karena itu, dengan mengutamakan investasi untuk bisnis yang memperhitungkan aspek sosial dan lingkungan, institusi keuangan dapat meningkatkan reputasi dan menurunkan risiko kredit yang berasal dari proyek yang berdampak buruk pada lingkungan.

"Jadi nanti regulasinya tidak semata memberikan sanksi, tapi juga insentif, karena tanpa insentif orang enggan melakukan, jadi regulasinya mengarah pada SDGs," kata Mulya di Jakarta, Selasa (15/11/2016).

Saat ini, kata Mulya, setidaknya ada delapan institusi keuangan Indonesia yang siap menerapkan keuangan berkelanjutnan, delapan institusi tersebut adalah, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI, Bank BCA, Bank Muamalat, Bank Jawa Barat, Bank Arta Graha, dan Bank BRI Syariah.

"Ke depan, pembiayaan yang disalurkan itu mempertimbangkan itu, nanti melalui POJK, nanti itu masing-masing diatur oleh SE (surat edaran)," tambahnya.

Menurut Mulya, pihak perbankan yang sudah komit dalam menerapkan keuangan keberlanjutan tidak akan memberikan syarat yang sulit kepada para perusahaan. Hanya rasa sadar mengenai SDGs maka perusahaan akan tetap mendapatkan pembiayaan.

"Mau sadar dan ini bermanfaat untuk ke depan, pasti dia mau, kalau dia mau meng-adjust cara operasi sekarang ya memang menjadi sulit, sekarang ini tidak ada yang sulit, jadi semua itu harus seimbang," tandasnya.

Sumber:Okezone​

Berita Terkait Lain