2040, Inggris Larang Penggunaan Mobil Berbahan Bakar Diesel dan Gas

KompasProperti - Pemerintah Inggris mengumumkan akan mengakhiri penjualan kendaraan berbahan bakar gas maupun diesel pada tahun 2040.

Langkah ambisius ini diambil untuk menghilangkan dua hal yaitu emisi gas buang dan penggunaan mobil.

Dikutip Designboom dari The Guardian, setiap tahun hampir 40.000 orang terbunuh akibat polusi udara. Langkah yang diambil tersebut sekaligus mempercepat pencapaian tujuan Kesepakatan Paris terkait Ancaman Perubahan Iklim.

Sejumlah langkah strategis disiapkan untuk mengatasi persoalan masyarakat yang terbiasa menggunakan kendaraan berbahan bakar fosil.

Tak kurang dari 3 miliar Euro atau sekitar Rp 51,67 triliun anggaran disiapkan untuk membangun stasiun pengisian bahan bakar listrik baru, membeli taksi baru beremisi rendah, serta mengubah armada bus menjadi karbon netral.

Sementara itu, hampir setengah anggaran atau sekitar Rp 25,83 triliun digunakan untuk membangun infrastruktur jalan dan sepeda baru.

London sendiri telah memiliki skema untuk mengatasi kemacetan, yaitu dengan membebankan tarif kepada kendaraan pribadi yang akan masuk ke pusat kota, serta menerapkan tarif pajak tinggi bagi kendaraan tua dan kotor yang beredar di jalan.

Selain itu, pemerintah Inggris juga berencana memberikan kesempatan kepada pemerintah daerah untuk menarik biaya pada mobil yang melewati "Zona Udara Bersih" yang telah ditetapkan.

Nantinya, uang yang terkumpul akan digunakan untuk membantu mendanai perbaikan serta pengadaan sistem tranportasi lebih banyak lagi.

Selain sejurus dengan pengumuman Prancis yang ingin melarang seluruh kendaraan bermesin beroperasi pada 2040, keputusan pemerintah Inggris juga sejalan dengan strategi yang tengah ditetapkan Wali Kota London, Sadiq Khan.

Khan sebelumnya mengumumkan larangan bagi mobil-mobil yang hendak ke tengah kota.

Selain mengumumkan sistem angkutan umum zero emisi pada 2050, juga sekaligus mengumumkan zona zero emisi bagi kendaraan pada 2025 yang nantinya dapat diperluas.

Khan pun mematok keberhasilan strategi ini, yaitu London akan mengurangi penggunaan mobil mencapai tiga juta unit setiap harinya pada tahun 2041.

Sejurus dengan hal itu, juga akan meningkatkan jumlah masyarakat yang berjalan kaki, bersepeda atau menggunakan kendaraan umum hingga 80 persen.

Saat ini, dua pertiga warga London sudah mulai tidak mengendarai mobil setiap hari.

Sumber: kompas.com​

Berita Terkait Lain